Indonesia kalah Piala Asia dengan kepala tegak

Seumur-umur saya menonton sepak bola Indonesia baru kali ini Indonesia tampil mengesankan meskipun akhirnya kalah dengan Korea Selatan pada pertandingan penentuan hari Rabu 18 Juli 2007 di Gelora Bung Karno Jakarta.

Meskipun timnas Indonesia harus kalah dengan Korea Selatan (1-0) dan Arab Saudi (2-1) pada pertandingan sebelumnya sehingga Indonesia tidak lolos ke perempat final. Tetapi timnas Indonesia berhasil mengalahkan Bahrain 2-1 padahal dalam sejarah pertandingan terakhir dengan Bahrain, Indonesia belum pernah menang. Support penonton, semangat para pemain serta usaha Bambang Pamungkas, dkk yang berjuang di lapangan hijau sampai titik darah penghabisan belum lagi ditambah nasionalisme penonton dan pemain merupakan tontonan yang luar biasa bagi saya yang menonton padahal Indonesia kalah. Dan anehnya tidak rusuh selama pertandingan. Kita sudah jadi tuan rumah yang baik dan tim kita sudah berjuang cukup baik meskipun harus kalah. Kita jauh lebih baik ketimbang Malaysia yang harus kebobolan 12 gol.

Continue reading “Indonesia kalah Piala Asia dengan kepala tegak”

China Superpower Asia

Komentar Penulis :┬áIni artikel lama dibuat sewaktu kuliah dulu. Coba silahkan baca artikel di bawah ini, masih cukup relevan dengan konstelasi politik luar negeri saat ini meskipun ini dibuat pada tahun 1999 ketika Jiang Je Min masih menjabat Presiden RRC dan Bill Clinton masih menjabat Presiden AS.”

Tidak membalas telepon presiden AS diperlukan keberanian yang cukup tinggi dan hal itu hanya bisa dilakukan oleh Presiden Jiang Ze Min karena kekesalannya atas NATO yang membom salah sasaran ke kedubes RRC. Kekuatan inilah yang hanya dimiliki seorang Jiang yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain. Dari sini juga kita bisa melihat betapa pentingnya peranan RRC dalam percaturan politik Internasional. Bill Clinton pun harus cepat-cepat meminta maaf kepada Cina yang sudah keburu berang akan kesalahan AS (NATO) yang katanya mempunyai peralatan canggih dan peralatannya tidak akan pernah keliru dalam menyerang suatu sasaran. Akan tetapi kenyataannya peralatan canggih yang tak pernah salah akhirnya salah juga. Rakyat Cina juga sudah terburu-buru menuduh AS karena AS dituduh sengaja membom kedubes Cina di Yugoslavia. Continue reading “China Superpower Asia”